Feb 13, 2015

Meniti Sebuh Dongengan

Bahasa kesunyian mula berbicara..
Saatnya telah tiba untuk kau melangkah pergi..
Menghilang bersama hati yang mencari kesempurnaan
Mengejar impian dalam usaha yang membunga
Meninggalkan aku bersama mimpi yang pernah kau benihkan

Jujur aku cinta..
Cinta yang selalu terbang seiring kupu-kupu dicelah pawana
Yang takkan pernah mampu untuk aku mengakui
Walau sehebat mana, walau sekuat mana pun
cinta ini cuba merintangi arus
aku tetap terkalahkan oleh kenyataan..

Aku akui kan separuh nafas merindumu..
Takkan pernah ada pelabuhan untukku hamparkan rasa
yang mengakir sederas terusan
Takkan ada..
Kau terlalu jauh bedanya dari inginku
Yang semakin tidak terkejarkan oleh langkah pesongku

Izinkan saja aku puisikan salam cinta dan rindu ini
dalam puisi pengharapan sesaat
Biar kau takkan pernah tahu
Biar tiada siapapun tahu
Tentang dongengan yang selalu aku rencanakan..

Andainya benar takdir kita tertitik
hanya sampai disini
biarkanlah rasa ini terus terpendam
hanya antara aku dan Dia..